Aku pilih mengadu atau membisu atau menangis sebagai luapan rasa hatiku.
Karena rinduku padamu wahai kasihku,
Seharipun aku tak akan lelah merasakan penyesalan atas kesalahanku.
Keindahan dunia dimana aku hidup menjadi satu warna.
Dalam pandangan matamu, pertama kali kudapati malam-malam yang kurindukan.
Kasih, Suaramu menghapuskan prasangkaku.
Aku tidak tahu kenapa, Melihatmu hatiku mulai tergetar.
Sepanjang hidupku aku takut jatuh cinta,
Yang akan gagal dalam perjalanannya seperti semua orang.
Karena kerasnya hidup ini tidak suka pada yang mempunyai perasaan.
Kau tahu, aku memiliki segalanya kecuali diriku.
Kau ajari aku, bahwa cinta membutuhkan keikhlasan.